Friday, May 2, 2014

Lulus SNMPTN, tak Bisa Ikut SBMPTN!

Khatib Sulaiman, Padek—Universitas Andalas (Unand) dan Universitas Negeri Padang (UNP) menampung sekitar 3.­714 kursi bagi mahasiswa baru yang akan diterima melalui jalur penerimaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2013.

Rinciannya, 1.524 kursi un­tuk UNP sedangkan Unand me­nampung 2.190 kursi. Jumlah ini, 30% dari keseluruhan ma­hasiswa baru yang akan diterima UNP dan Unand pada tahun ini.


“Daya tampung yang dise­dia­kan UNP dan Unand ini sesuai dengan ketentuan pe­ne­rimaan mahasiswa baru yang diatur oleh pemerintah,” kata Rektor UNP, Yanuar Kiram di­dampingi Wakil Rektor I Unand, Febrin Anas kepada wartawan, di salah satu rumah makan, kemarin.

Seperti diketahui, peme­rintah menetapkan pene­rimaan mahasiswa baru dilakukan me­la­lui tiga jalur, yaitu Selekesi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Un­da­ngan dengan kuota 50%, SBM­PTN 30%, dan seleksi man­diri oleh masing-masing perguruan tinggi sebanyak 20%.

“Untuk jalur SNMPTN Un­da­ngan, kuota UNP sebanyak 2.540 kursi dan di Unand sekitar 3.106 kursi. Jalur SNMPTN Undangan ini hanya untuk siswa yang tamat pada tahun 2013,” ungkap Yanuar Kiram. 

Pendaftaran SBMPTN, kata Yanuar, dilakukan secara online mulai 13 Mei dan akan berakhir 7 Juni 2013. Pendaftaran SBMP­TN ini dengan membuka laman http://ujian .sbmptn.or.id Selanjutnya, pelaksanaan ujian tertulis pada 18 dan 19 Juni 2013.

Sementara bagi perguruan tinggi yang mengadakan ujian keterampilan akan dilaksanakan pada 20 atau 21 Juni 2013. “Tahun ini nama untuk ke­lom­pok ujian SBMPTN berbeda, yaitu sains teknologi/saintek  (dulunya IPA), sosial hu­ma­nio­ra/soshum (dulunya IPS) dan kelompok campuran,” ujar Ya­nuar Kiram.

Biayanya Rp 175 ribu untuk ke­lompok saintek dan soshum serta Rp 200 ribu untuk ke­lom­pok campuran. Bagi calon ma­hasiswa yang memilih jurusan keterampilan seperti seni dan olahraga dikenakan Rp 150 ribu untuk ujian keterampilan.

“Calon peserta SBMPTN 2013 tidak hanya lulusan SMA/MA/SMK/MAK tahun 2013. Namun SBMPTN juga memberi kesempatan bagi lulusan tahun 2011 dan 2012,” sebut Yanuar.

Wakil Rektor Unand, Febrin Anas menambahkan, SBMPTN kali ini diikuti 62 perguruan tinggi se-Indonesia. Pelaksa­naan­nya dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok sain­tek, kelompok soshum, dan kelompok campuran. “Para peserta dapat memilih seba­nyak-banyaknya tiga prodi se­suai dengan kelompoknya, sain­tek atau soshum,” ujar Feb­rin Anas. Febrin mengungkapkan, penerimaan SBNMPTN ini ter­kait dengan SNMPTN. Arti­nya, jika calon mahasiswa din­ya­takan lulus di jalur SNMPTN Un­da­ngan, maka tidak bisa mendaftar di SBMPTN.

“Jadi, tidak ada calon ma­hasiswa yang memiliki dua kesempatan,” ungkapnya.

Khusus di Unand, kesem­patan jalur mandiri tidak ada. Sedangkan di UNP masih ada ke­sempatan masuk UNP de­ng­an jalur mandiri. Daya tampung jalur mandiri di UNP, 1.016 mahasiswa.

“Jalur ini tidak meng­gu­na­kan sistem ujian dan mengacu pada sistem SNMPTN, yaitu melalui nilai rapor dan UN. Kita tun­taskan yang SBMPTN terle­bin dahulu, ada saatnya nati kita sosialisasikan jalur mandiri ini,” tutur Yanuar Kiram. (ek)

No comments:

Post a Comment