Sunday, December 21, 2014

Klasifikasi Daun Tembakau

Klasifikasi Daun

Setiap lembar daun tembakau dari bawah ke atas memiliki sifat fisik dan kimia yang berbeda. Dengan adanya perbedaan ini, maka daun-daun tembakau dikelompokkan menjadi beberapa kelas menurut letaknya pada batang. Pengelompokan menurut letak daun pada batang disebut klasifikasi daun.

Dalam pengelompokan ini, jumlah lembaran daun pada possisinya tidak sama untuk setiap jenis tembakau tergantung pada besar kecilnya perbedaan sifat.
Secara umum daun tembakau dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelas.


Tembakau Cerutu
Golongan tembakau cerutu dapat dikelompokkan menjadi empat kelas, mulai dari bawah ke atas, yaitu :
1. Daun pasir(zandblad)
2. Daun kaki (voetblad)
- Daun kaki pertama (DKP)
- Daun Kaki Atas (DKA)
3. Daun tengah/madya (middenblad)
- Daun madya pertama (DMP)
- Daun Madya atas (DMA)
4. Daun pucuk/topblad

Menurut klasifikasi diatas, untuk varietas tembakau vorstenland dan varietas tembakau besuki Na Oogst, lembaran daun kaki merupakan lembaran daun yang berkualitas baik, sedangkan yang lain berkualitas rendah sehingga tidak perlu dipetik.

Tembakau Sigaret

Golongan tembakau sigaretdikelompokkan menjadi empat kelas mulai dari bawah ke atas, yaitu :
1) Daun pasir (lugs)
2) Daun bawah dan tengah (cutters)
3) Daun atas (leaf)
4) Daun pucuk (tips)

Menurut klasifikasi di atas, untuk jenis tembakau Virginia, lembaran daun bawah dan tengah (cutters) merupakan lembaran daun yang paling baik, menyusul lembaran daun atas (leaf). Adapun lembaran daun yang lain memiliki kualitas rendah. Tembakau Rajangan Untuk jenis tembakau rajangan atau tembakau asli, lembaran daun pasir dan 1-2 lembar daun kaki merupakan daun yang berkualitas baik. Daun-daun ini umumnya dikrosok sebagai filter cerutu. Lembaran daun tengah kurang baik kualitasnya sehingga sering digunakan untuk tembakau rajangan.

Permasalahan yang kadang timbul karena klasifikasi daun ini yaitu adanya kebimbangan dalam penentuan jenis daun dan daun-daun yang berada di bagian bawah cenderung lebih diperhatikan, sehingga daun bagian atas kurang diperhatikan, namun tidak mudah untuk memelihara daun-daun bagian bawah karena beresiko tinggi terkena percikan air/tanah sehingga kualitas daun kurang baik.
Karena itu diharapkan baik daun bagian bawah maupun bagian atas sama-sama diperhatikan.


No comments:

Post a Comment